MACAM-MACAM JENIS TIMBANGAN DAN PENGGUNAANNYA

June 1st, 2011 by admin Leave a reply »
    1.Timbangan Pocket

Jenis timbangan kecil yang bisa dibawa kemana – mana.
Disamping dimensinya kecil juga kapasitas yang disandangnya pun kecil.

    2.Timbangan Portable

Timbangan ini terpisah antara tempat timbang dan penunjukannya ( Indicator ). Biasanya dihubungkan dengan tiang penyangga.
Kalau dari Pabrikan resmi biasanya ukurannya sudah tertentu semisal : 30 x 40 cm, 45 x 60 cm dll.

Sebagian pabrikan timbangan baik dari China, Jepang, Korea, Eropa dan Amerika mengeluarkan produk ini. Semisal Cardinal dari Amerika, Avery dari Eropa mengeluarkan Seri HL nya, Kemudian Shimadzu dari JEPANG dan UWE buatan Taiwan.

Ukuran kapasitas timbangan ini biasanya antara lain : 6 kg, 15 kg, 30 kg, 60 kg, 100 kg, 300kg, sampai 600 kg. Timbangan model ini juga bisa dibuat sesuai pesanan sipembeli sendiri dari mulai ukuran maupun kapasitasnya.

    3.Timbangan Platform/ Floor Scales

Yang membedakan adalah Kapasitasnya lebih besar tidak adanya tiang penyangga. Dimensi tempat timbangpun akan jauh lebih besar.

Biasanya Platform dari floor scale dibuat oleh pabrikan lokal untuk menekan biaya produksinya. Disini floor scale akan benar – benar membebaskan penggunanya untuk menentukan ukuran Platform yang cocok. Ukuran yang biasa dipesan adalah 1 x 1m, 1,2 x 1 m, 1,2 x 1,2 m, 1,5 x 1,5 m dll.

Dinamakan timbangan lantai awal mulanya karena timbangan ini biasanya ditanam dilantai yang dibuat kolam, jadinya timbangan tersebut akan rata dengan lantai.

Biasanya barang yang akan ditimbang di foor Scale ini adalah barang dengan beban berat. Barang tersebut dibawa dengan memakai kereta dorong. Jadi disitu karena timbangan rata dengan lantai maka kereta tinggal disorong ketempat timbang kemudian barang ditaruh ditimbang dan kereta keluar. Timbangan tersebut bisa dibuat dengan memenuhi permintaan pesanan dari sipemakai.

    4.Timbangan Gantung/ Crane Scale/ Hanging Scale

Dinamakan timbangan gantung karena system penimbangannya digantungkan ditimbangan tersebut.
Jadi Timbangan tersebut tidak mempunyai platform tempat timbang.
Beban yang akan ditimbang digantung langsung menarik Loadcell yang sudah menyatu dengan Indicatornya.

    5.Timbangan Ternak (Live Stock/ Animal Weighing)

Dinamakan timbangan ternak karena kegunaan timbangan ini untuk menimbang hewan ternak semisal sapi, kerbau, kambing dll.

Perbedaan timbangan ternak elektronik dengan timbangan elektronik lain adalah adanya fungsi HOLD / PEAK HOLD disamping memang tempat timbangnya yang juga berbeda.

Fungsi HOLD adalah fungsi dimana bila didapat angka yang sering menunjuk maka angka tersebut otomatis berhenti dan mengunci.

Sedang fungsi PEAK HOLD adalah sama dengan HOLD akan tetapi angka berhentinya pada saat timbangan mendapatkan angka tertingginya. Fungsi-fungsi ini diterapkan pada timbangan ternak karena bila hewan ternak ditimbang pasti akan bergerak-gerak terus. Bergeraknya benda diatas timbangan akan menyebabkan angka tidak bisa stabil.

    6.Timbangan Tahan Air (Waterproof)

Seperti timbangan-timbangan elektronik yang lainnya. Timbangan waterproof memiliki kelebihan akan adanya ketahanan terhadap lingkungan yang berair dan lembab.
Timbangan ini biasanya dipakai untuk Industri Ikan atau hewan yang hidup diair. Lingkungan yang dingin, lembab dan cenderung basah akan mengakibatkan timbangan biasa tidak bisa bertahan.
Pada produk timbangan waterproof tertentu malah ada yang mengklaim bisa tahan tidak rusak walaupun direndam dalam air sekalipun.

    7.Timbangan Penghitung Satuan (Counting Scale)

Timbangan ini berfungsi untuk menghitung barang – barang kecil yang bila dilakukan akan memakan waktu. Semisal Baut dan Mur, Kancing, Tablet obat dll.

Kerja timbangan ini adalah dengan menimbangkan sample dulu ketimbangan.

Semisal 10 biji kancing. Selanjutnya berat kancing itu akan disimpan didalam memori timbangan itu untuk jumlah 10 kancing. Setelah itu berapapun kancing yang dimasukan kedalam timbangan akan bisa dihitung berat dan jumlahnya oleh timbangan tersebut.

    8.Timbangan Harga Retail ( Retail Computing Scale )

Timbangan ini biasanya dipakai untuk menimbang buah, oleh-oleh, makanan kecil, permen, daging dll. Biasanya dipakai oleh Toko Buah, Oleh-oleh, Supermarket, Minimarket dll.

Timbangan tersebut dilengkapi dengan 3 buah display antara lain : display untuk penunjukan berat, display untuk harga perkilo barang yang ditimbang dan display untuk total harga.
Timbangan jenis ini juga ada yang memiliki berbagai fitur yang lengkap. Antara lain :
Memiliki memory yang besar hingga bisa menyimpan PLU sampai 3000. Itu artinya timbangan tersebut bisa memuat data barang dan harganya sampai 3000 item.

Bisa Melakukan Berbagai Jurnal dan Laporan. Barang-barang yang sudah laku, nama maupun jumlahnya bisa dibuatkan jurnalnya setiap saat.
Dilengkapi dengan printer yang akan mencetak dari setiap transaksi yang ada.

Ada Interface yang bisa mengkomunikasi timbangan tersebut dengan timbangan-timbangan sejenis yang lain kemudian semuanya bermuara ke komputer Induk. Jaringan tersebut nanti berbentuk LAN.

Selain itu masih banyak lagi fitur-fitur yang tidak bisa kami sebut semua.

    9.Timbangan Laboratorium (Lab. Balance)

Timbangan ini dipakai dilaboratorium. Biasanya dengan ketelitian yang cukup tinggi. Range yang dipakai antara 0,01 g sampai 0,0001 g.

    10.Timbangan Kadar Air (Moisture Balance)

Timbangan tersebut sangatlah unik yaitu bisa mengeluarkan panas.
Jadi kegunaan timbangan tersebut adalah untuk mengetahui seberapa banyak kadar air yang tersembunyi dalam setiap barang yang ditest.
Cara kerja timbangan tersebut adalah sebagai berikut : Barang yang akan ditest kadar airnya ditimbang terlebih dahulu. Setelah didapat beratnya kemudian barang tersebut dipanaskan oleh system pemanas dari timbangan. Setelah dipanasi kemudian barang tersebut ditimbang lagi. Perbandingan antara berat barang yang basah / belum dipanasi dengan barang yang sudah kering setelah dipanasi itulah yang menjdi pengukuran kadar airnya.

    11.Timbangan Mobil & Truk/(Truck Scele/ Weighbridge/ Jembatan Timbang)

Inilah Jenis timbangan paling besar. Dinamakan jembatan timbang karena memang bentuknya seperti jembatan. Timbangan ini dipergunakan untuk menimbang kendaraan roda 4 atau lebih. Kapasitas timbangan ini bisa sampai 100 ton dengan dimensi yang berbeda-beda. Ada ukuran 9 x 3 m, 12 x 3 atau 16 x 3 m.
Jembatan Timbang sekarang sudah bukan monopoli milik LLAJR saja melainkan sudah merupakan kebutuhan pokok perusahaan-perusahaan yang mempunyai kegiatan bongkar muat barang dengan kendaraan bermotor.

Share
Advertisement

Trackbacks /
Pingbacks

  1. wika swh bandung

Leave a Reply

Please type the characters of this captcha image in the input box

Please type the characters of this captcha image in the input box

You might also likeclose
putrimadani.com, Membuat dan Menjual Tag Pin Aneka Warna dan Ukuran